BACA JUGA:Iklan Tiba-tiba Muncul Terus di Ponsel? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter
Penting mengenali reaksi tubuh sendiri
Karena respons tubuh terhadap makanan bersifat individual, dr. Suwito menyarankan agar setiap orang lebih peka terhadap riwayat makanan yang dikonsumsi dan keluhan yang muncul setelahnya. Jika keluhan yang sama berulang usai mengonsumsi makanan tertentu, hal itu bisa menjadi petunjuk bahan makanan yang perlu dibatasi.
BACA JUGA:Warga Desa Sugi Waras Musi Banyuasin Demo, Tuntut Perhatian Pemerintah soal Jalan Rusak
BACA JUGA:Wajib Tahu! 7 Cara Mencegah Rontok Bunga dan Buah Muda Tabulampot
Sebagai contoh, seseorang yang sering mengalami perut kembung setelah mengonsumsi makanan bersantan sebaiknya mengurangi santan dan olahannya. Begitu pula dengan mereka yang merasa tidak nyaman setelah makan mi atau roti berbahan dasar terigu.
“Tidak ada satu jenis makanan yang secara universal menyebabkan gangguan saluran cerna pada semua orang. Semuanya bersifat individual. Yang berpengaruh itu bahan makanannya, bukan rasanya—bukan asam, pedas, atau pahitnya,” tegas dr. Suwito.