Kebiasaan Scroll Media Sosial Berlebihan Bisa Picu Kecemasan pada Remaja

Sabtu 14-03-2026,12:31 WIB
Reporter : Shinta Triana Dewi
Editor : Shinta Triana Dewi

Selain memicu perbandingan sosial, penggunaan media sosial secara intens juga dapat memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO).

FOMO adalah perasaan takut tertinggal informasi, tren, atau aktivitas sosial yang sedang terjadi di lingkungan pertemanan.

Remaja yang mengalami FOMO sering merasa cemas ketika tidak mengikuti perkembangan terbaru atau tidak ikut terlibat dalam percakapan digital bersama teman-temannya.

BACA JUGA:Ratusan Pelajar Ikuti Tes TIU & TWK Seleksi Calon Paskibraka Kota Lubuklinggau Tahun 2026

Berpengaruh pada Kualitas Tidur

Dampak lain yang kerap muncul dari penggunaan media sosial berlebihan adalah gangguan tidur.

Kebiasaan menggunakan gawai hingga larut malam, terutama sebelum waktu tidur, dapat menurunkan kualitas istirahat. Hal ini pada akhirnya juga memengaruhi konsentrasi dan produktivitas keesokan harinya.

BACA JUGA:DPRD Lubuk Linggau Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan 13 Raperda dalam Propemperda 2026

Media Sosial Juga Punya Dampak Positif

Meski memiliki berbagai risiko, Teresa menegaskan bahwa media sosial tidak selalu berdampak negatif.

Banyak remaja yang memanfaatkannya sebagai sarana belajar, membangun komunitas, hingga mengekspresikan kreativitas.

“Masalah muncul ketika penggunaannya tidak seimbang dan tidak terkelola,” ujar psikolog yang akrab disapa Tesya tersebut.

BACA JUGA:Hati-Hati! Bintik Hitam di Botol Minum Bisa Jadi Tanda Jamur dan Bakteri

BACA JUGA:DPRD Kota Lubuk Linggau Gelar Paripurna Tanggapan Eksekutif Terhadap 5 Raperda

Peran Orang Tua Sangat Penting

Teresa menilai bahwa peran orang tua dan lingkungan sekitar sangat penting dalam membantu remaja menggunakan media sosial secara sehat.

Kategori :