Ia menyebutkan bahwa jumlah realisasi pengadaan motor listrik hanya sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang direncanakan pada tahun 2025.
“Informasi 70.000 unit itu hoaks. Jumlah yang benar jauh lebih kecil dan sesuai kebutuhan program,” tegasnya.
BACA JUGA:Danrem 044/Gapo Kunjungi Kodim 0406/Lubuk Linggau, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Prajurit
Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Dadan Hindayana--Net
Pengadaan kendaraan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang tengah digencarkan di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, sehingga membutuhkan dukungan logistik dan operasional yang memadai di lapangan.
Dengan adanya kendaraan operasional, diharapkan distribusi layanan pemenuhan gizi dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau wilayah yang lebih luas.
BACA JUGA:Wali Kota Rachmat Hidayat Buka MTQ XVIII, Dorong Lahirnya Generasi Qurani di Lubuk Linggau
BACA JUGA:Waspada Penipuan Modus Pasang Baru Listrik Mengatasnamakan PLN
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Klarifikasi resmi dari instansi terkait diharapkan menjadi rujukan utama dalam memahami kebijakan publik.
Transparansi dan pemahaman publik menjadi kunci agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat luas.