Usai Lebaran, Dokter Ingatkan Risiko Gula Darah dan Kolesterol Naik Akibat Pola Makan Berlebih
Usai Lebaran, Dokter Ingatkan Risiko Gula Darah dan Kolesterol Naik Akibat Pola Makan Berlebih--ist
BACA JUGA:Heboh! Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Liku 9 Kepahiang
Atur Porsi Makan dengan Prinsip Sederhana
Meski demikian, dr. Waluyo tidak menyarankan masyarakat untuk sepenuhnya menghindari hidangan Lebaran. Ia menekankan pentingnya mengatur porsi makan agar tubuh tetap sehat.
Salah satu cara sederhana yang ia sarankan adalah membagi kapasitas lambung menjadi tiga bagian, yaitu:
- Sepertiga untuk makanan padat
- Sepertiga untuk minuman
- Sepertiga dibiarkan kosong untuk udara
Prinsip ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan mencegah lambung terlalu penuh.
Jika lambung dipenuhi makanan berlebihan, proses pencernaan bisa melambat dan menimbulkan berbagai keluhan seperti perut kembung, mual, sembelit, hingga diare yang sering terjadi setelah Lebaran.
BACA JUGA:Wakapolres Musi Rawas Cek Senjata Api dan Amunisi di Gudang Logistik
BACA JUGA:Antusias Tinggi! Peserta Lomba Surah Pendek SILAMPARI TV & WE HOTEL LUBUKLINGGAU Terus Bertambah
Pentingnya Konsumsi Serat dan Cairan
Konsumsi makanan tinggi lemak dan rendah serat selama Lebaran juga dapat berdampak buruk pada sistem pencernaan.
Untuk menyeimbangkan pola makan, masyarakat disarankan memperbanyak sayur dan buah, serta memastikan kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi.
BACA JUGA:Orang Tua Wajib Tahu! Cara Batasi YouTube Shorts agar Anak Tidak Terjebak Doom Scrolling
Data Kesehatan Usai Lebaran
Dampak pola makan berlebih saat Lebaran juga terlihat dari data layanan kesehatan digital Halodoc pada 2025.
Dalam satu minggu pertama setelah Idul Fitri, jumlah pemeriksaan tes gula darah dan kolesterol meningkat hingga 95 persen dibandingkan rata-rata mingguan pada periode normal.
Sumber: