Sering Lapar Saat Kurang Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya dan Cara Mengatasinya
Sering Lapar Saat Kurang Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya dan Cara Mengatasinya--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Kurang tidur kerap dianggap hal biasa di tengah kesibukan harian. Banyak orang mengorbankan waktu istirahat demi pekerjaan atau sekadar berselancar di media sosial. Namun di balik rasa kantuk yang muncul keesokan harinya, ada berbagai perubahan dalam tubuh yang tidak bisa diabaikan.
Salah satu dampak yang sering dirasakan adalah munculnya rasa lapar berlebihan. Kondisi ini ternyata bukan sekadar kebiasaan, melainkan berkaitan erat dengan perubahan hormon dan sistem metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Pengusaha Travel Haji Kembalikan Rp8,4 Miliar ke KPK, Terkait Dugaan Kuota Haji
BACA JUGA:Kabur dari Mobil Tahanan, Tiga Bandar Narkoba Diburu di Baturaja
Bagaimana Kurang Tidur Memengaruhi Tubuh?
Saat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, terjadi gangguan pada sistem hormon yang berperan penting dalam metabolisme. Salah satunya adalah hormon insulin, yang bertugas mengatur kadar gula darah. Kurang tidur dapat menurunkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh menjadi kurang efektif dalam mengelola gula darah. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan metabolik.
BACA JUGA:Inspiratif ! 72 Lansia Sukses Tuntaskan wisuda Senior Pratama S3 PC Aisyiyah Lubuk Linggau Selatan
Selain itu, hormon stres atau kortisol juga mengalami peningkatan. Tingginya kadar kortisol membuat tubuh berada dalam kondisi siaga, yang dalam jangka panjang dapat memicu tekanan darah tinggi serta penumpukan lemak, terutama di area perut.
Tak hanya itu, keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang juga ikut terganggu. Hormon ghrelin yang memicu rasa lapar akan meningkat, sementara hormon leptin yang memberikan sinyal kenyang justru menurun. Inilah alasan mengapa seseorang cenderung merasa lebih lapar setelah kurang tidur.
BACA JUGA:Trump Ubah Nada soal Iran, Tegaskan Tak Akan Gunakan Senjata Nuklir
BACA JUGA:Catat! Hari Buruh 2026 Jatuh di Jumat, Ini Peluang Libur Panjang yang Bisa Dimanfaatkan
Mengapa Nafsu Makan Jadi Meningkat?
Ketika ghrelin meningkat dan leptin menurun, tubuh seolah “kehilangan kontrol” dalam mengatur asupan makanan. Akibatnya, keinginan untuk makan—terutama makanan tinggi kalori menjadi lebih besar. Hal ini sering membuat seseorang makan lebih banyak dari biasanya, meskipun kebutuhan energi sebenarnya tidak meningkat.
Karena itu, solusi yang tepat bukan dengan mengurangi makan secara drastis, melainkan menjaga pola makan tetap seimbang sambil memperbaiki kualitas tidur.
Sumber: