Efek Narkotika Jenis Sabu, Oknum Ayah di Jawa Timur Ini Tega Banting Anaknya Yang Masih Berusia 6 Hari

Efek Narkotika Jenis Sabu, Oknum Ayah di Jawa Timur Ini Tega Banting Anaknya Yang Masih Berusia 6 Hari

Ilustrasi bayi--

BACA JUGA:Gempa Bumi dengan Kekuatan Magnitudo 6,0 Guncang Taiwan Dini Hari, Selasa 23 April 2024

"Bayinya baru berusia enam hari ketika diserang dengan dipukul dan dibanting. Meskipun mengalami memar, korban tidak perlu dirawat di rumah sakit karena tidak ada luka retak berdasarkan visum medis," katanya.

Menurut Ida, bayi yang masih berusia enam hari tersebut berhasil selamat dan telah menjalani visum.

"Meskipun mengalami memar, tidak perlu dirawat di rumah sakit. Kondisi bayi tidak terlalu parah dan hanya mengalami memar," kata Ida.

Ibu korban mengalami trauma berat karena juga menjadi korban KDRT dan saat ini tinggal bersama bayinya di shelter milik Pemkot Surabaya.

BACA JUGA:Tegas ! Terbukti Menggunakan Narkoba Anggota Polisi di Empat Lawang Dipecat

"Kondisi bayi sudah membaik dan tidak sering menangis. Meskipun ASI tidak mencukupi, kami telah memberikan susu formula sebagai bantuan," jelasnya.

"Ibu korban juga berada di shelter dan mendapat perawatan, namun dia seringkali terlihat bingung dan terpaku. Kami sedang mendalami trauma yang dialaminya dan memberikan bantuan psikologis di tempat yang sama," tambahnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga berencana untuk melibatkan ibu korban dalam program KB karena sudah memiliki empat anak, namun tidak diasuh.

BACA JUGA:Punya Tampilan Unik dan Menarik, Samsung Rilis Galaxy C55 dengan Colorful Orange & Fashion Black

"Ibu korban ingin mengikuti program KB untuk mencegah hal yang lebih buruk. Jika suaminya terus ditahan, dia tidak akan mampu merawat anak-anaknya sendiri," ujarnya.

Sumber: