Kolombia Usir Seluruh Diplomat Israel, Protes Keras atas Penangkapan Aktivis Armada Bantuan Gaza.

Kolombia Usir Seluruh Diplomat Israel, Protes Keras atas Penangkapan Aktivis Armada Bantuan Gaza.

Kolombia Usir Seluruh Diplomat Israel, Protes Keras atas Penangkapan Aktivis Armada Bantuan Gaza.--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Kolombia resmi mengumumkan pengusiran seluruh diplomat Israel dari negaranya sebagai bentuk protes keras terhadap tindakan pasukan Zionis yang mencegat dan menahan para aktivis kemanusiaan dalam misi Global Sumud Flotilla, armada bantuan untuk Gaza. Keputusan tegas ini disampaikan langsung oleh Presiden Gustavo Petro, yang dikenal vokal menentang agresi Israel di Jalur Gaza.

BACA JUGA:Vonis Ringan! Pengemudi BMW Mabuk yang Tewaskan Dua Pengendara Hanya Dihukum 10 Bulan Penjara

BACA JUGA:Warga Minta MK Cabut Hak Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR dalam UU 12/1980

Dalam pernyataannya di platform X, Petro mengecam keras tindakan militer Israel yang dianggap melanggar hukum internasional. Ia menyebut bahwa dua warga Kolombia turut menjadi korban penahanan oleh pasukan Israel dalam insiden tersebut.

“Jika informasi ini benar, ini adalah kejahatan internasional baru yang dilakukan Netanyahu,” tulis Petro, mengacu pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Petro menegaskan, Kementerian Luar Negeri Kolombia akan mengambil langkah hukum dengan mengajukan tuntutan resmi terhadap Israel melalui jalur internasional.

BACA JUGA:IRT di Lubuklinggau Ditusuk Tetangga Saat Gendong Bayi, Warga Sigap Selamatkan Korban.

BACA JUGA: Pertamina Jelaskan Peran Etanol dalam Base Fuel BBM: Bukan Campuran Langsung, Tapi Komponen Produksi

“Seluruh delegasi diplomatik dari Israel akan meninggalkan Kolombia,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bukti konsistensi sikap Petro yang sejak awal menentang perang brutal Israel di Gaza. Sebelumnya, pada Mei 2025, ia juga telah menyatakan bahwa Kolombia akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Bahkan, Kolombia termasuk negara penggerak dalam Grup Den Haag, konsorsium negara-negara yang menyerukan diakhirinya perang di Palestina.

BACA JUGA:Oppo A5i Pro 5G Resmi Hadir di Indonesia dengan Desain Tangguh

BACA JUGA:The Batman Part 2: Kisah Gelap Bruce Wayne Berlanjut dengan Karakter dan Plot Baru

Armada Global Sumud Flotilla Dicegat Israel

Insiden yang memicu kemarahan internasional ini terjadi ketika kapal perang Angkatan Laut Israel mencegat Global Sumud Flotilla pada Rabu malam waktu setempat. Armada yang terdiri dari sekitar 45 kapal bantuan itu membawa politisi dan aktivis dari berbagai negara, termasuk aktivis lingkungan Greta Thunberg.

Sumber:

Berita Terkait