BACA JUGA:Aturan Royalti Musik Belum Jelas, AKSI Masih Menanti Keputusan DPR
BACA JUGA:KDRT Berujung Kematian, Pelaku di Lubuklinggau Dituntut 15 Tahun Bui
KSP mengidentifikasi sejumlah komoditas berisiko tinggi memicu inflasi menjelang Ramadan, di antaranya beras medium, cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan jagung pakan ternak. Secara historis, beras, cabai, Minyakita, daging ayam ras, dan telur ayam ras menjadi kontributor utama inflasi saat Ramadan.
Untuk itu, pemerintah mendorong penguatan pengendalian harga di daerah melalui operasi pasar, penyaluran beras SPHP, gerakan pangan murah, penguatan peran TPID, serta percepatan distribusi lintas wilayah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
BACA JUGA:Dorong Motor Curian Sekitar 50 Meter, Maling di Lubuklinggau Tertangkap Warga