BACA JUGA:Kabar Duka Nasional, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Wafat di RSPAD Gatot Soebroto
“Dia ngaku sudah tiga kali berhasil. Mungkin karena sebelumnya lancar, jadi mereka coba lagi. Yang jaga suami saya, pendengaran dan penglihatannya sudah berkurang, jadi mereka manfaatkan situasi itu,” ungkapnya.
Saat memeriksa laci warung, Mami menemukan dua lembar uang mainan pecahan Rp. 100 ribu yang diduga hasil transaksi sebelumnya.
Situasi sempat memanas karena warga yang geram hampir menghakimi kedua remaja tersebut. Namun, Mami memilih jalur kekeluargaan dan meminta agar persoalan diselesaikan secara damai.
BACA JUGA:Tips Mengatur Pola Minum Saat Puasa Agar Ginjal Tetap Sehat dan Tubuh Tidak Dehidrasi
BACA JUGA:Komitmen Jaga Stabilitas, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Rapat Dinas Bidang Pengamanan
“Saya minta jangan sampai dimassa. Kasihan juga, masih remaja. Kerugian saya sudah diganti. Tapi setelah itu mereka tetap dibawa polisi,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar, membenarkan bahwa kedua remaja tersebut telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.
“Keduanya sudah diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” singkatnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang dalam transaksi, terutama pecahan besar, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.
BACA JUGA:Ramadan Penuh Kebersamaan, Lapas Narkotika Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Bersama
BACA JUGA:Dorong Peningkatan Produksi, SKK Migas Dukung Field Trial (FT) Injeksi Chemical di Lapangan Meruap