SILAMPARITV.CO.ID - Keluhan radang tenggorokan hingga flu ramai dibicarakan warganet di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Banyak pengguna platform X mengaku mengalami gejala serupa setelah libur panjang Lebaran.
Sejumlah netizen menyebut fenomena ini sebagai “musim radang tenggorokan” karena banyak orang di sekitarnya mengalami keluhan yang sama, mulai dari sakit tenggorokan, batuk, pilek hingga flu.
BACA JUGA:Pererat Silaturahmi Pasca Idulfitri, Lapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Halal Bihalal Secara Daring
BACA JUGA:Terdesak Ekonomi, Residivis di Lubuklinggau Kembali Berbuat Kriminal
“Ada yang merasa ini lagi musim radang? Saya juga kena, padahal sebelumnya sehat,” tulis salah satu warganet. Keluhan serupa juga disampaikan pengguna lain yang menyebut kondisi fasilitas kesehatan mulai dipadati pasien dengan gejala yang hampir sama.
Menanggapi hal ini, spesialis paru dr Erlang Samoedro mengungkapkan bahwa tren peningkatan kasus flu memang kerap terjadi setelah periode libur panjang.
BACA JUGA:Apel Gabungan dan Halal Bihalal 1447 H, Wali Kota Lubuk Linggau Ajak ASN Tingkatkan Kinerja
BACA JUGA:Annisa Pohan Melahirkan Anak Kedua, Keluarga Agus Harimurti Yudhoyono Diselimuti Kebahagiaan
Menurutnya, aktivitas masyarakat selama Lebaran yang melibatkan banyak pertemuan dan kerumunan menjadi faktor utama meningkatnya penularan penyakit saluran pernapasan.
“Banyak yang flu setelah musim libur. Selain karena kepadatan orang, faktor cuaca yang berubah-ubah antara hujan dan panas juga mempercepat penyebaran,” jelasnya.
BACA JUGA:Balumbo Biduk Sarolangun 2026: Semangat Dayung, Semangat Kebersamaan!
BACA JUGA:Kasus Pelanggaran Privasi, Mahasiswi Pagar Alam Resmi Jadi Tersangka
Perubahan cuaca serta tingginya mobilitas masyarakat membuat virus lebih mudah menyebar dari satu orang ke orang lain, terutama di ruang tertutup atau tempat ramai.
Untuk mencegah kondisi semakin meluas, masyarakat diimbau untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan cairan, serta istirahat yang cukup.
BACA JUGA:Kebiasaan Sederhana, Dampak Besar: Ini 6 Ciri Orang yang Rutin Merapikan Tempat Tidur
BACA JUGA:Comeback Spektakuler! Album “Arirang” BTS Pecahkan Rekor Penjualan Minggu Pertama
Selain itu, menghindari kerumunan dan menggunakan masker juga menjadi langkah tambahan yang disarankan untuk mengurangi risiko penularan.
“Pencegahan bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan, banyak minum air, konsumsi buah dan sayur, serta memakai masker terutama di tempat ramai,” tambahnya.
BACA JUGA:Minuman Segar Kekinian: Resep Strawberry Matcha Latte ala Kafe yang Mudah Dibuat di Rumah
BACA JUGA:Alternatif Sarapan Lezat: 3 Resep Nasi Goreng Gurih Tanpa Kecap yang Praktis dan Nikmat
Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap kesehatan setelah momen liburan, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.