Aktivitas Singkat, Manfaat Besar: Olahraga Intens Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kronis

Rabu 15-04-2026,10:18 WIB
Reporter : Shinta Triana Dewi
Editor : Shinta Triana Dewi

BACA JUGA:Satresnarkoba Ungkap Kasus Sabu 102,85 Gram di Lubuk Linggau Selatan I

Intensitas Lebih Penting untuk Beberapa Penyakit

Peneliti juga menemukan bahwa setiap jenis penyakit merespons olahraga dengan cara berbeda. Pada penyakit metabolik seperti diabetes dan gangguan hati, durasi dan intensitas sama-sama berperan.

Namun, pada kondisi seperti inflamasi dan demensia, intensitas olahraga menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan durasi.

BACA JUGA:Pembatasan Media Sosial untuk Pelajar Disambut Positif, Super Aplikasi Rumah Pendidikan Jadi Solusi Digital Ed

Cukup 15–20 Menit per Minggu

Menariknya, manfaat tersebut tidak mengharuskan seseorang berolahraga berat dalam waktu lama. Peneliti menyebutkan bahwa cukup sekitar 4–5 persen dari total aktivitas mingguan berupa aktivitas intens.

Artinya, hanya dengan menambahkan sekitar 15 hingga 20 menit olahraga intens per minggu, seseorang sudah bisa merasakan manfaat signifikan.

Contoh aktivitas sederhana yang bisa dilakukan:

  • jogging singkat
  • Naik tangga dengan cepat
  • Aktivitas lain yang meningkatkan detak jantung dan membuat napas lebih berat

BACA JUGA:Resep Sambal Goreng Rumahan: Pedas, Gurih, dan Mudah Dibuat

BACA JUGA:Calon Haji OKU Wajib Vaksin COVID-19 Jelang Keberangkatan Haji 2026

Tetap Perlu Bijak Menyikapi

Meski hasilnya menjanjikan, penelitian ini bersifat observasional sehingga belum bisa memastikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Selain itu, keterbatasan data seperti penggunaan pelacak kebugaran dalam waktu singkat dan survei mandiri juga menjadi catatan penting.

Namun demikian, temuan ini tetap memberikan gambaran bahwa aktivitas kecil dengan intensitas tinggi dapat menjadi langkah praktis untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan sehari-hari.

Kategori :