5 Kue Tradisional Palembang yang Masih Eksis Hingga Kini, dari Dadar Jiwo hingga Manan Sahmin

5 Kue Tradisional Palembang yang Masih Eksis Hingga Kini, dari Dadar Jiwo hingga Manan Sahmin

5 Kue Tradisional Palembang yang Masih Eksis Hingga Kini, dari Dadar Jiwo hingga Manan Sahmin--foto: ist

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Nasional di Lubuklinggau Dilakukan Bertahap, Ruas Depan Eks RS dr. Sobirin Mulai Dikerjakan

4. Manan Sahmin, Kue Bangsawan dari Era Kesultanan


Manan Sahmin, Kue Bangsawan dari Era Kesultanan--foto: ist

Salah satu kue tradisional yang memiliki nilai sejarah kuat adalah manan sahmin. Kudapan ini disebut sudah ada sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam dan namanya berasal dari bahasa Arab.

Pada masa lalu, kue manan sahmin dikenal sebagai makanan istimewa yang hanya disajikan untuk kalangan bangsawan.

BACA JUGA:Wabup Rejang Lebong Hendri Praja Klarifikasi Setelah Sempat Diamankan KPK

Kini, kue tersebut sudah bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Manan sahmin dibuat dari ubi jalar yang dicampur susu, menghasilkan tekstur lembut dengan warna kuning khas.

Ciri khas lainnya adalah adanya kismis di bagian tengah kue, yang menambah rasa manis dan aroma khas.

BACA JUGA:Drama Keluarga “Tunggu Aku Sukses Nanti” Siap Tayang Maret 2026, Angkat Tekanan Sosial Saat Lebaran

5. Kue Kojo, “Saudara” Manan Sahmin yang Berwarna Hijau


Kue Kojo, “Saudara” Manan Sahmin yang Berwarna Hijau--Net

Selain manan sahmin, Palembang juga memiliki kue kojo yang sering dianggap sebagai kue kembarannya.

Perbedaan utama keduanya terletak pada warna dan rasa. Kue kojo memiliki warna hijau yang biasanya berasal dari daun pandan serta rasa manis yang lembut.

“Kue manan sahmin dan kue kojo biasanya tersedia dalam ukuran loyang besar maupun ukuran mini. Keduanya masih banyak dicari sebagai makanan tradisional Palembang,” pungkas Mardho.

BACA JUGA:HP Tiba-tiba Lemot? Bisa Jadi Aplikasi Ini Diam-diam Menguras RAM Ponsel Anda

Sumber: