Viral! Suami di Sulawesi Tenggara Serahkan Istri ke Selingkuhan Lewat Prosesi Adat: Ku Jaga Aibmu

Viral! Suami di Sulawesi Tenggara Serahkan Istri ke Selingkuhan Lewat Prosesi Adat: Ku Jaga Aibmu

Viral! Suami di Sulawesi Tenggara Serahkan Istri ke Selingkuhan Lewat Prosesi Adat: Ku Jaga Aibmu--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Di tengah derasnya kisah-kisah rumah tangga yang berakhir tragis karena pengkhianatan, muncul satu cerita luar biasa dari Konawe, Sulawesi Tenggara. Bukan karena kemarahan atau balas dendam, tetapi karena keikhlasan dan kebesaran hati seorang suami bernama SRH, warga Desa Puudombi, Kecamatan Uepai.

Kisah ini viral di media sosial setelah video prosesi adat yang menunjukkan SRH menyerahkan istrinya kepada pria selingkuhannya beredar luas. Tak ada kekerasan, tak ada caci maki hanya air mata, doa, dan sebuah pesan perpisahan yang menggetarkan hati siapa pun yang mendengarnya.

BACA JUGA:Pemerintah Gandeng Akademisi Jalankan Pemantauan Aktif Vaksinasi DBD untuk Anak: 30 Ribu Siswa di 3 Kota Jadi

BACA JUGA:4 Manfaat Wortel untuk Kesehatan: Kaya Vitamin, Antioksidan, dan Bantu Turunkan Berat Badan

Awal Pengkhianatan Terungkap

Segalanya bermula ketika SRH memergoki istrinya, NS, tengah berduaan dengan pria lain di sebuah rumah kos di Unaaha. Dengan bukti kuat berupa kendaraan yang digunakan pelaku, SRH kemudian membawa kasus ini ke Polsek setempat.

Kepala Desa Puudombi, Safrudin, membenarkan bahwa peristiwa itu memang terjadi dan telah diakui oleh kedua pihak di hadapan aparat kepolisian.

“Dia grebek istrinya sama laki-laki lain di rumah kos. Barang bukti motor dibawa ke Polsek, dan di sana mereka berdua mengakui perbuatannya,” ungkap Safrudin.

BACA JUGA:MERCY FOR NONE: Drama Netflix So Ji-Sub yang Menyelami Luka, Dendam, dan Pengkhianatan

BACA JUGA:Tragedi Karolina Krzyzak di Bali: Diet Ekstrem Fruitarian Berujung Maut, Berat Badan Turun ke 22 Kg

Pilih Jalur Adat Tolaki: Menjaga Aib dan Harga Diri

Alih-alih melanjutkan ke jalur hukum, SRH dan keluarganya memilih menyelesaikan persoalan secara adat Tolaki, yang dikenal dengan sebutan “Mosehe” prosesi pembersihan diri dan kehormatan keluarga.

Prosesi ini digelar pada Kamis, 2 Oktober 2025, di hadapan para tokoh adat, keluarga besar, dan warga desa. Pihak keluarga pria selingkuhan datang dengan membawa seekor sapi, seperangkat perlengkapan adat, dan uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai bentuk mahar pengganti dan permintaan maaf.

“Pihak keluarga sudah ikhlas dan sepakat diselesaikan secara adat,” tutur Safrudin.

Sumber:

Berita Terkait