Gubernur Sumsel Herman Deru Gerak Cepat Tinjau Longsor di Jalur Penghubung Musi Rawas - Musi Banyuasin

Gubernur Sumsel Herman Deru Gerak Cepat Tinjau Longsor di Jalur Penghubung Musi Rawas - Musi Banyuasin--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, bergerak cepat (gercep) meninjau langsung kondisi bahu jalan penghubung Kabupaten Musi Rawas (Mura) dengan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang mengalami kerusakan dan longsor akibat tergerus arus sungai. Lokasi longsor yang terjadi di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, menjadi perhatian serius pemerintah provinsi mengingat jalur ini merupakan akses utama masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Herman Deru didampingi oleh Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, serta sejumlah pejabat terkait. Ia meminta kementerian terkait, dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, untuk segera melakukan perbaikan guna mengantisipasi dampak yang lebih besar, terutama menjelang arus mudik Lebaran 1446 Hijriah yang akan datang.
BACA JUGA:UMKM Produsen Wewangian Binaan BRI Siap Harumkan Indonesia di Kancah Dunia
Langkah Cepat Antisipasi dan Instruksi Gubernur
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa langkah utama yang harus diambil adalah mencegah pelebaran longsor agar kerusakan tidak semakin parah. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel untuk segera memasang rambu-rambu peringatan dan water barrier guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Pertama yang kita lihat adalah bagaimana mencegah pelebaran longsor. Artinya, Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel harus segera bertindak. Rambu dan water barrier harus segera dipasang agar masyarakat terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan,” ujar Herman Deru.
BACA JUGA:Pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk UTBK-SNBT Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
BACA JUGA:Jadwal Terbaru Penetapan NIP CPNS dan PPPK 2024 Resmi Dikeluarkan BKN
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa arus lalu lintas di wilayah tersebut harus tetap berfungsi, mengingat jalan ini memiliki intensitas mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ia juga meminta Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel serta Kabupaten Musi Banyuasin dan Musi Rawas untuk memasang rambu lalu lintas bagi pengguna jalan, terutama bagi mereka yang tidak berdomisili di sekitar area terdampak.
“Untungnya, kita masih memiliki jalur alternatif seperti Semambang-Cecar dan Semangus-Pali yang jembatannya juga baru saya resmikan. Sehingga, tidak ada kekhawatiran bahwa jalur utama akan benar-benar terputus. Namun tetap, kondisi jalan yang longsor ini mengganggu dan harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Dialog dengan Warga dan Bantuan Sosial
Dalam kesempatan ini, Gubernur Herman Deru juga berdialog langsung dengan warga terdampak longsor. Ia mendengarkan keluhan dan kebutuhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak serta dampak bencana terhadap aktivitas sehari-hari mereka. Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur turut menyerahkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga terdampak.
Ia juga mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar tebing dan bantaran sungai, untuk lebih waspada terhadap potensi longsor susulan. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, tanah di sekitar area tersebut berpotensi semakin tergerus oleh aliran sungai.
“Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tebing dan bantaran sungai, saya imbau untuk lebih waspada. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan air sungai naik dan memperparah longsor. Selalu perhatikan peringatan dari pihak berwenang dan ikuti arahan pengamanan,” pesan Herman Deru.
Tinjauan Sebelumnya oleh Bupati Musi Rawas
Sebelumnya, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, bersama jajaran setempat telah meninjau lokasi longsor pada Sabtu (15/3/2025) lalu. Ia didampingi oleh Wakil Bupati H. Suprayitno, Sekda Ali Sadikin, Kepala Pelaksana BPBD Darsan, Kepala Dinas PUCKTRP Okaviano, Kepala Bappeda Erwin Syarif, serta sejumlah pejabat OPD dan Camat setempat.
BACA JUGA:Viral Aturan Tilang Baru April 2025, Polisi Pastikan Tidak Ada Penyitaan Kendaraan
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025
Dalam tinjauannya, Bupati Musi Rawas menekankan bahwa langkah perbaikan harus segera dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama mereka yang tinggal di dekat aliran sungai (DAS).
“Kami tidak ingin bencana ini semakin parah. Saya sudah meminta agar segera dilakukan perbaikan untuk mencegah longsor lebih lanjut, apalagi ini jalur utama yang dilalui banyak kendaraan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Bupati Ratna Machmud.
Kesimpulan dan Harapan
Kunjungan Gubernur Herman Deru ke lokasi longsor ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menangani infrastruktur yang terdampak bencana. Dengan koordinasi cepat antara berbagai pihak, diharapkan perbaikan dapat segera dilakukan sebelum arus mudik Lebaran tiba.
Selain itu, langkah-langkah pencegahan seperti pemasangan rambu-rambu peringatan dan jalur alternatif juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan kementerian terkait, diharapkan jalur penghubung Musi Rawas - Musi Banyuasin dapat segera kembali berfungsi dengan optimal, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
BACA JUGA:UMKM Produsen Wewangian Binaan BRI Siap Harumkan Indonesia di Kancah Dunia
Sumber: