Mengenal 6 Tarian Khas Jawa yang Populer di Indonesia
ilustrasi tarian khas Jawa--freepik
5. Tari Bondan Payung
BACA JUGA:Kenali 6 Sejarah Budaya Wayang Kulit, Salah Satu Warisan Nusantara
Tarian Bondan Payung merupakan salah satu bentuk tari tradisional Surakarta. Sesuai dengan namanya, tarian khas Jawa ini memiliki ciri khas berupa payung kertas, serta kendil dan boneka yang dibawa oleh para penarinya.
Menurut sejarahnya, tari O Bondan merupakan tarian wajib yang harus dibawakan oleh suatu desa untuk memahami jati diri mereka sendiri.
Saat menampilkan tarian ini, mereka akan tampil dalam wujud seorang ibu yang mengasuh anak dan suaminya.
Filosofi dibalik tarian ini adalah ekspresi seorang istri yang tidak hanya cantik namun juga harus mampu. memberi makan, mendidik, menyayangi dan melindungi anak-anaknya.
BACA JUGA:Mengulik Pesona Tari Gending Sriwijaya, Kenali Sejarah Budaya Asli Sumatera Selatan
6. Tari Golek Menak
Tari Golek Menak dikenal juga dengan nama Beksan Golek Menak atau Beksan Menak yang artinya wayang Golek Menak yang menarik.
Tarian khas Jawa ini merupakan tarian bergenre drama yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX (1940-1988).
Ide sultan untuk menciptakan tarian ini muncul setelah menghadiri pertunjukan Wayang Golek Menak yang dipentaskan oleh seorang dalang asal Kedu pada tahun 1941.
Drama tari Golek Menak menceritakan kisah dari Serat Menak. Serat menak yang berasal dari Hikayat Amir Hamzah dibawa dan didistribusikan ke seluruh nusantara oleh para pedagang Melayu.
BACA JUGA:Pesona Kearifan Lokal, Eksplorasi Keindahan Batik Jawa Timur
Sumber: