Razia Pekat Malam Hari di Bengkulu, Siswi SMK dan Sejumlah Pria Terjaring di Hotel

Sabtu 07-03-2026,13:07 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARTV.CO.ID - Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar aparat gabungan di Kota Bengkulu mengungkap sejumlah temuan mengejutkan. Dalam operasi tersebut, petugas mendapati seorang siswi SMK berada di dalam kamar hotel bersama tiga pria di kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam.

BACA JUGA:Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

Razia itu melibatkan personel TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu. Selain empat orang di kamar tersebut, petugas juga mengamankan beberapa orang lainnya di lokasi berbeda, sehingga total delapan orang dibawa untuk diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui dua dari tiga pria yang berada bersama siswi SMK tersebut masih berstatus pelajar. Mereka juga tidak dapat menunjukkan kartu identitas saat dimintai keterangan oleh petugas.

BACA JUGA:Penuh Kebahagiaan Menyambut Lebaran, DWP Lapas Narkotika Muara Beliti Berikan Hadiah Tas dan Mukena ke Anggota

BACA JUGA:Komdigi Nonaktifkan Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Sejumlah Platform Mulai 28 Maret 2026

Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Yuda Setiawan, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya aparat untuk menekan praktik penyakit masyarakat yang meresahkan warga.

“Dalam operasi tadi kami menemukan beberapa orang di sejumlah lokasi. Kegiatan ini berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan adanya tempat yang menyediakan jasa melalui aplikasi tertentu, baik di hotel maupun losmen,” kata Yuda kepada wartawan, Kamis (5/3/2026). Dikutip dari TribunBengkulu

Ia menjelaskan bahwa seluruh orang yang diamankan akan dimintai keterangan lebih lanjut. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, kasus tersebut bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 1447 H, Jalan Nasional di Lubuklinggau Mulai Diperbaiki untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik

BACA JUGA:Polisi Gagalkan Pengangkutan 80 Ton Batu Bara Ilegal di OKU, Dua Sopir Truk Jadi Tersangka

“Semua yang diamankan akan kami periksa terlebih dahulu. Jika memang ada unsur tindak pidana dan hasil gelar perkara mengarah ke penyidikan, maka proses hukum akan dilanjutkan,” jelasnya.

Menurut Yuda, operasi ini juga dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri dan selama bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini bertujuan menjaga situasi Kota Bengkulu tetap aman dan kondusif, serta mencegah berbagai penyakit masyarakat yang bisa mengganggu ketertiban,” tambahnya.

Kategori :