Razia Pekat Malam Hari di Bengkulu, Siswi SMK dan Sejumlah Pria Terjaring di Hotel

Sabtu 07-03-2026,13:07 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Diduga Terkait Prostitusi Online

Dalam razia tersebut, petugas juga menemukan sejumlah indikasi aktivitas prostitusi yang diduga menggunakan “aplikasi hijau”. Dugaan itu muncul setelah petugas menemukan aplikasi tersebut di ponsel beberapa wanita yang berada di penginapan.

Selain itu, aparat juga menemukan sejumlah alat kontrasepsi di beberapa kamar penginapan yang diperiksa. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya praktik prostitusi terselubung di sejumlah lokasi tersebut.

Operasi Pekat yang dimulai dari apel bersama di halaman Mapolresta Bengkulu itu menyasar berbagai titik yang dianggap rawan, mulai dari penginapan, kawasan pantai, hingga tempat hiburan malam.

BACA JUGA:Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan, Giatja Lapas Narkotika Muara Beliti Studi Belajar ke Sentra Batik

BACA JUGA:Perkuat Pemahaman Regulasi, Lapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Zoom Bahas KUHAP Baru

Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan razia serupa sebagai respons atas laporan masyarakat terkait maraknya praktik prostitusi online serta peredaran minuman keras tanpa izin.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman, tertib, dan nyaman. Jika ada anak di bawah umur yang terjaring razia dan tidak ditemukan unsur pidana, mereka akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing,” tutup Sahat.

BACA JUGA:Asyik Menimbang Sabu, Residivis Narkoba di Lubuk Linggau Digerebek Polisi

BACA JUGA:Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Kategori :