Sebuah studi tahun 2021 juga mendukung klaim ini, menyatakan bahwa kombinasi sarapan tinggi protein dan latihan kardiovaskular mampu:
Menurunkan kadar lemak tubuh
Menurunkan kolesterol
Mengurangi peradangan
Meningkatkan sensitivitas insulin
BACA JUGA:Bocoran iPhone 17 Series: Desain Baru, Kamera Canggih, dan Harga Mulai dari US$ 799
BACA JUGA:Sinopsis MY DAUGHTER IS A ZOMBIE, Drama Ayah dan Anak di Tengah Wabah Zombie
Apakah Diet Ini Cocok Untuk Semua Orang?
Diet 30-30-30 relatif aman dan fleksibel, namun ada beberapa catatan penting:
Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu (misalnya gangguan ginjal atau diabetes), konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.
Pastikan memilih sumber protein yang sehat dan tidak berlebihan lemak jenuh.
Tidak perlu berolahraga terlalu keras—konsistensi lebih penting daripada intensitas.
BACA JUGA:Sederet Menteri Belum Setahun Menjabat Dapat Gelar Kehormatan, Ini Penjelasan Istana.
BACA JUGA:Vivo Y400 Resmi di Indonesia: Baterai 6000mAh & Layar AMOLED, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
Kesimpulan
Metode diet 30-30-30 bisa menjadi solusi mudah dan efektif untuk menurunkan berat badan, terutama bagi Anda yang sering melewatkan sarapan atau jarang bergerak di pagi hari. Kuncinya terletak pada konsistensi dan kesadaran terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi.